Thursday, August 16, 2018

Smartphone & Desktop Computing

Smartphone & Desktop computing selama ini adalah dua gadget yang terpisah. Dimana Desktop adalah powerhouse yang lebih powerful dan lebih memberikan user experience yang nyaman untuk bekerja. Dengan program yang lebih ditujukan untuk professional dan tentunya posisi yang lebih nyaman untuk bekerja serta dengan keyboard & mouse fisik lebih cocok untuk bekerja dalam waktu lama. Sementara Smartphone adalah untuk mobile dengan kemudahan untuk akses file dimana saja dengan koneksi internet. Keduanya selama ini berjalan dalam track yang terpisah. Selama beberapa tahun ini telah banyak yang berusaha untuk menyatukan keduanya namun belum ada yang mampu memberikan user experience yang bagus.


Ada banyak alasan mengapa selama ini gagal. Pertama adalah dari segi computing power smartphone baru 1-2 tahun ini berhasil mengejar kemampuan computing seperti pada desktop. itupun masih untuk CPU Desktop yang entry level. Sementara sebelum itu masih sangat tertinggal jauh. Alasan berikutnya adalah CPU-GPU pada smartphone juga baru 1 tahun terakhir ini mampu digunakan untuk ke external display FHD tanpa terasa lagging. Sebelumnya masih terasa ada delay. Kemudian yang membuat usaha tersebut masih gagal diterima pasar adalah dari segi app yang ditawarkan masih belum mampu menawarkan utilities seperti pada full desktop programs. App yang digunakan masih berupa seperti versi mobile yang dipangkas fungsinya. Alasan terakhir adalah untuk masuk mode dekstop masih membutuhkan hardware khusus yang sering kali dijual terpisah, sehingga user enggan untuk membeli hardware optional tersebut.

Berikut adalah beberapa usaha untuk menyatukan desktop computing & smartphone 


  • Windows Phone & Continum
    Merupakan usaha microsoft untuk menyatukan desktop & smartphone. Diumumkan pada 2015 & membutuhkan waktu kurang lebih 2 tahun untuk pengembangan. Sayang sekali platform Continum ini keluar disaat Windows Phone sendiri sudah hidup segan mati tak mau. Kemudian app yang digunakan oleh continum berbeda dengan apps pada mode windows phone dan tidak banyak apps yang dikembangkan 3rd party developer membuat continum berakhir tragis.


  • Motorola Atrix & Webtop
    Diluncurkan oleh motorola pada 2011 & terbatas hanya untuk pelanggan AT&T.  Meski untuk versi dekstopnya menggunakan UBUNTU sebagai basenya, Webtop gagal karena permasalahan hardware yang belum siap & juga pasar yang terlalu niche.

  • Samsung DEX
    Pertama kali diperkenalkan Samsung pada saat peluncuran Samsung S8 dan dimunculkan sebagai fitur flagship untuk seri S & Note (S8, S8+, Note8, S9, S9+, & Note 9). Dalam setiap iterasi selalu ada perbaikan baik dari segi performance dan juga docking yang digunakan. Sayangnya Dockingnya bersifat optional dan bukan termasuk dalam paket penjualan. Kelemahan berikutnya adalah dockingnya selalu berbeda pada setiap generasi dan tidak ada kompabilitas antar generasi. 
    Bahkan pada Note 9 ini hanya berupa adapter ke HDMI untuk menggunakan Samsung DEX. dan jika membutuhkan keyboard atau mouse harus menggunakan versi bluetooth karena tidak lagi tersedia port usb pada dockingnya.
Kedepannya pasti akan lebih banyak smartphone yang mengembangkan versi desktop mode untuk menarik minat dari pengguna professional. Dan masih membutuhkan waktu untuk dapat benar-benar memberikan pengalaman dekstop computing.

Monday, August 13, 2018

Galaxy Note 9 First Impression

Galaxy Note 9 yang merupakan smartphone Samsung yang paling ditunggu oleh sebagian besar pengguna android terutama dari golongan bisnis akhirnya telah meluncur dan saat ini masih dalam masa pre-order. Indonesia termasuk salah satu yang dapat melakukan pre-order saat ini. Hal ini  menandakan bahwa Samsung melihat Indonesia sebagai pasar yang sangat potensial. Terbukti setiap kali peluncuran product galaxy baik yang flagship maupun mid entry selalu laris di Indonesia. Karena itulah Samsung memasukkan Indonesia sebagai salah satu negara yang menerima Note 9 dalam tahap pertama penjualannya.

Galaxy Note series ini merupakan product dapat menjadi populer karena samsung keras kepala. Disaat trend stylus dianggap sebagai sesuatu yang ketinggalan jaman pada saat galaxy note 1 keluar. Meski dihadapkan masalah latency yang cukup mengganggu dan dikeluhkan pengguna. Namun Samsung tetap bertahan dan terus mengeluarkan Note Series dengan S-Pen yang terus diperbaiki sehingga latencynya tidak lagi dirasakan mengganggu. Seandainya Samsung seperti LG, pastilah saat ini sudah tidak akan ada Galaxy Note. Stylus pada Galaxy Note akhirnya disukai oleh kalangan bisnis untuk memberikan cacatan kaki, menanda tangani dokumen digital, dan masih banyak lagi.


Monday, July 30, 2018

Komparasi 3 Brand Kertas Foto


Ada 3 brand kertas foto yang saat ini sering Indo Gadget gunakan untuk cetak image baik foto maupun ilustrasi. Ketiganya adalah dari brand SUN Indonesia, Spectra, & Dataprint. Ketiganya memiliki harga yang hampir sama yaitu pada kisaran Rp. 30.000,-an. Meski harganya hampir sama ketiga kertas ini memiliki kualitas yang tidaklah setara. Mari kita bahas satu persatu sesuai urutan alphabet.

Tuesday, July 24, 2018

Teori Lain Mengapa Pasar Quadcopter Melesuh


Pada beberapa artikel sebelumnya Indo Gadget sempat membahas mengapa pasar Quadcopter semakin sepi inovasi. Jika pada artikel tersebut kelesuhan diperkirakan karena masa hype Quadcopter dikalangan pengguna awam turun. Ternyata ada sebuah pendapat berbeda mengapa pasar Quadcopter kini semakin lambat berinovasi.


Thursday, July 19, 2018

Tips Merawat Printer Dengan Tinta Art Paper

Penggunaan tinta khusus diluar jenis tinta yang dibuat oleh pabrikan printer adalah termasuk modifikasi. Modifikasi dengan mengisi printer menggunakan jenis tinta yang berbeda seperti tinta art paper tentunya memerlukan perawatan agar printer awet. Karena printer dari pabrikannya diciptakan untuk tinta dye. Karakter kedua jenis tinta ini tentunya berbeda. Jika dengan menggunakan tinta dye seperti anjuran pabrik saja perlu perawatan, tentunya printer yang sudah dimofikasi juga memerlukan perawatan agar tetap awet dan dapat diandalkan. Untungnya Indo Gadget menggunakan tinta DURA ULTRA - Art Paper Ultra Vivid Photo Ink sehingga perawatannya lebih sederhana dibandingkan tinta art paper merk lain. Setidaknya dengan tinta Dura Ultra ini dari pengalaman Indo Gadget, perawatan hampir mirip dengan perawatan printer standard. Sedangkan dengan tinta art paper merk lain kita harus lebih memberikan perhatian lebih terutama pada point pertama dari tips dibawah ini.

Monday, July 16, 2018

Worked Jailbreak Tweak Terus Bertambah.


Jika sebelumnya saat Electra Jailbreak untuk iOs 11.2 hingga iOs 11.4 beta 3 keluar, jumlah tweak yang kompatibel sangatlah sedikit. Karena memang akibat lambatnya perkembangan jailbreak tool sehingga cydia mulai ditinggalkan baik oleh dev maupun penggunannya selama 1 tahun belakangan ini. Namun setidaknya dengan perkembangan terakhir mulai tampak menjanjikan. Beberapa tweak populer kembali muncul update agar dapat bekerja dengan jailbreak terbaru ini. 


Friday, July 13, 2018

Limbo Gasing Yang Bisa berputar Berjam-Jam


Jika kita melihat pada kickstarter selalu ada banyak produk-produk yang bisa dikatakan absurd setiap harinya. Namun meski absurd beberapa item tersebut tetap menarik meski bisa dibilang tidak mempunyai fungsi yang nyata. Misalnya adalah Limbo Top Spinner, jadi ini bukan spinner seperti yang 2017 lalu booming. Limbo Top Spinner ini merupakan gasing cerdas yang dapat berputar hingga 4 jam. Bagi beberapa orang, melihat putaran gasing dapat memberikan efek menenangkan serta meningkatkan konsentrasi. Mungkin karena itulah Limbo ini diciptakan untuk membantu individu-individu tertentu untuk memperoleh konsentrasi yang mereka butuhkan.

Tuesday, July 10, 2018

Jailbreak dari iOs 11.2 Hingga iOs 11.4 beta 3 Dengan Electra


Meski sudah cukup lama komunitas jailbreak seperti mati suri sejak iOs 10. Dengan tidak terlalu banyak update serta jailbreak hanya terbatas untuk old devices. Kini setidaknya dengan electra jailbreak tool, dunia jailbreak seakan kembali memperoleh titik terang kembali. Sebab jailbreak tool ini juga dapat digunakan untuk jailbreak devices baru seperti halnya iPhone X. Tentunya ini cukup menggembirakan bagi para jailbreaker yang sebelum ini tidak dapat menikmati jailbreak pada devices baru. Pada tool sebelumnya hanya terbatas untuk devices lama. Bahkan pada saat iOs 10 lalu hanya terbatas untuk 32bit devices.