Wednesday, November 2, 2016

Dji Mavic Pro vs. GoPro Karma

Saat ini sedang dimulai suatu trend baru di dunia RC multirotor yang oleh orang awam lebih dikenal dengan drone, yaitu foldable design. Dji sebagai salah satu produsen RC multirotor terbaik untuk kelas prosumer mengeluarkan lini produk terbaru Dji Mavic Pro yang menggunakan foldable design alias dapat dilipat saat disimpan. Pada waktu yang hampir bersamaan GoPro yang selama ini dikenal sebagai salah satu produsen action cam terlaris juga mengeluarkan RC Quadcopter multirotor pertamanya yaitu GoPro Karma yang juga menggunakan foldable design.


Karena keduanya rilis hampir bersamaan tentunya sangat sah untuk membandingkan keduanya terutama dari segi pro & con masing-masing. Oke tidak perlu berpanjang lebar langsung kita bandingkan beberapa hal fital antara keduanya.

Battery life
Dji Mavic Pro menggunakan Lipo 3S 3830mAh dengan waktu terbang maksimal sekitar 27 menit. Sementara GoPro Karma menggunakan Lipo 4S 5100mAh dengan waktu terbang maksimal sekitar 20 menit. Meski GoPro Karma menggunakan baterai dengan voltage lebih tinggi dan kapasitas yang lebih besar namun waktu terbang dimenangkan oleh Dji Mavic yang lebih kompak.

Daya Jelajah
Dji Mavic Pro memiliki daya jelajah maksimum 7 km dengan tetap dapat stream video audio dari quadcopter ke remote controllernya. GoPro Karma memiliki daya jelajah maksimum 3 km. Daya jelajah Dji Mavic Pro lebih jauh. Sekali lagi dimenangkan oleh Dji Mavic. Keduanya telah dilengkapi dengan return to home jika keluar dari radius jangkauan controller atau kehilangan sinyal sebagai sistem keamanan.

Controller
Dji Mavic Pro controller tidak memiliki layar untuk FPV sehingga memerlukan smarphone sebagai layar. Pada Controller terdapat layar kecil untuk menampilkan sejumlah keterangan penting mengenai Dji Mavic, seperti battery, altitude, speed, orientasi, flying mode, dll. Dji Mavic Pro juga dapat dikendali menggunakan smartphone dengan menggunakan apps yang terkoneksi. Banyak fitur automasi yang bisa dilakukan melalui smartphone namun jarak jangkau menjadi terbatas.
GoPro Karma sudah memiliki layar untuk FPV. controller menggunakan desain clam shell yang menurut Indo Gadget tampak feminim bertentangan dengan desain Quadcopternya yang tampak maskulin dan futuristik. Untuk controller dapat dikatakan menang GoPro Karma karena tidak perlu menggunakan smartphone sebagai layar. Dan untuk Dji Mavic Pro membutuhkan smartphone yang tergolong high end untuk bisa menampilkan FPV tanpa lagging.

Safety
Kedua quadcopter ini telah dilengkapi dengan fitur anti tabrakan dengan adanya beberapa sensor di body quadcopter. Namun Indo Gadget lebih percaya kepada Dji untuk fitur seperti ini mengingat Dji telah lebih berpengalaman dalam mengembangkan fitur anti tabrakan mulai dari Dji Phantom 3 Advanced, sementara GoPro adalah pemain baru.

Camera
Dji Mavic Pro telah dilengkapi dengan kamera video 4K dengan 12MP foto yang menempel pada 3 axis gimbal. Kamera Mavic memiliki sudut pandang yang tidak terlalu wide seperti pada Phantom 4 dengan saturasi yang tidak over dan dynamic range yang bagus. Video yang dihasilkan cukup stabil bahkan dapat dikatakan lebih stabil daripada phantom 4 yang merupakan saudaranya.
GoPro Karma tidak dilengkapi dengan kamera, namun sudah ada 3 axis gimbal yang kompatibel dengan GoPro Hero 4 & 5. Menjadikan GoPro Karma untuk kamera lebih modular dan dapat dipasang kamera dengan kualitas yang lebih baik dari pada Dji Mavic Pro. Bisa dikatakan keunggulan bagi sebagian orang, bisa juga dikatakan sebagai kelemahan bagi orang lain.

Gimmick Feature
Dji Mavic Pro
kaya akan berbagai fitur otomatis yang memudahkan baik bagi pemula maupun advance, terdapat Racing Mode yang cocok bagi pengguna yang suka akrobatik, dapat terbang indoor karena ukurannya termasuk kecil dan lengkap dengan berbagai sensor pengaman.
GoPro Karma memiliki keunggulannya tersendiri yaitu 3 axis gimbalnya dapat dilepas dan dapat digunakan sebagai grip untuk shooting menggunakan GoPro Hero.

Diatas adalah beberapa perbedaan yang paling utama diantara kedua Foldable Quadcopter ini. Keduanya memiliki plus minusnya sendiri. Namun untuk saat ini Indo Gadget lebih cenderung memilih Dji Mavic Pro. Karena Brand Dji lebih dapat dipercaya kualitas & Pengalamannya.

No comments:

Post a Comment