Saturday, January 28, 2017

Akankah sang "Raja" kembali bertakhta?


Nokia yang sempat menjadi "Raja" telepon selular di era 90an hingga pertengahan tahun 2000an telah lama tenggelam pada era Smartphone touchscreen.  Nokia dulu merajai semua lini ponsel mulai dari basic phone, music phone, style phone, hingga smartphone dengan seri Communicator-nya yang terkenal dikalangan pembisnis sebelum hadirnya blackberry.
Nokia 9000 Communicator
Sedikit mengenang jaman Nokia masih merajai pasar. Berikut beberapa hape Nokia yang terkenal pada eranya. Pertama adalah Nokia 9000 Communicator yang merupakan seri pertama dari series communicator yang terkenal. waw jika pada tahun 1996 sudah membawa Nokia 9000 sudah menjadi simbol status bahwa yang membawanya adalah pasti seorang pembisnis ulung.



Selanjutnya juga yang sangat terkenal masih di 1996 adalah Nokia 8110 yang lebih dikenal dengan sebutan Nokia pisang di Indonesia. Ponsel ini menjadi simbol lifestyle pada saat itu, pada tahun 1996-1999 jika anda bisa membawa nokia 8110 ini dijamin ketampananmu bisa naik 1000% benar-benar obat ganteng. Yang terkenal kemudian adalah Nokia 5110 yang kemudian menjadi hape sejuta umat pada tahun 1998-2001. Nokia 5110 adalah versi terjangkau dari Nokia 6110 dan kedua ponsel ini merupakan hape pertama yang dilengkapi game snake yang sangat legendaris tersebut.
Nokia 3210
Setahun kemudian pada 1999 juga muncul Nokia 3210 yang merupakan ponsel pertama dengan antena didalam. sebelumnya semua ponsel memiliki antena luar yang besar-besar. Nokia 3210 dengan cepat menggantikan posisi Nokia 5110 menjadi hape sejuta umat karena bentuknya yang jauh lebih menarik dan marketing yang lebih menyasar anak muda pada waktu itu melalui iklan-iklannya di MTV (pada waktu itu MTV masih tayang di televisi nasional kita). Berkat Nokia 3210 inilah Nokia memiliki brand yang kuat di Indonesia, terkenal sebagai hape yang mudah digunakan, kuat dan awet, asesories mudah didapat (terutama casing), dan harga jual kembali yang tinggi. Bahkan hingga saat ini Nokia 3210 masih dianggap sebagai simbol hape dengan durabilitas terkuat dengan banyaknya muncul meme lucu di internet yang menghiperbolakan kekuatan dari nokia 3210.
Nokia N-Gage
Pada tahun 2000 hingga 2005 Nokia sangat aktif mengeluarkan berbagai model yang terkenal dan disukai semua kalangan. Pada era ini Nokia benar-benar merajai Pasar mulai entry level dengan seri 3 nya. lalu pada pasar high End dengan seri E, N. Pada era ini pula lahir Nokia dengan bentuk yang paling aneh dan terkenal yaitu Nokia N-Gage yang merupakan ponsel pertama yang benar-benar memposisikan sebagai ponsel game dengan berbagai game java berbasis os symbian yang paling canggih pada tahun itu. Mampu bersaing ketat dengan portable game konsul yang terkenal pada era tersebut yaitu PSP dari sony dan Nintendo DS.

Nokia memang mulai kehilangan pamornya saat trend pasar ponsel mulai bergeser dari basic phone yang hanya bisa telpon, sms, dan kamera menjadi trend smartphone. Diperparah Brand lain pada saat ini mulai mampu mengejar Nokia yang saat itu adalah market leader. Keadaan diperburuk dengan hadirnya Blackberry dengan sistem paket datanya yang kerja sama dengan operator sehingga lebih murah untuk email dan chatting. Sehingga dengan cepat menggeser posisi Nokia dari puncak rantai makanan untuk smartphone yang sebelumnya dikuasai oleh Nokia N & E. Dan mimpi buruk benar-benar terjadi saat Apple Comp. pada 2007 memutuskan untuk memasuki  bisnis smartphone dengan benar-benar mengubah trend pasar smartphone dari yang sebelumnya terbagi dalam 2 trend yaitu touch screen dan qwerty keyboard fisik (Nokia memiliki keduanya). Pada sebelum era Iphone untuk yang menggunakan tombol Qwerty dikuasai oleh Blackberry dan untuk touchscreen pada saat tersebut tidak ada juaranya bahkan cenderung tidak populer dan dianggap gimmick. Tentunya karena pada era sebelum iPhone, layar sentuh menggunakan jenis "Resistive touchscreen" yang tidak responsif dan tidak nyaman.

Pada saat pasar ponsel benar-benar berubah di 2009 dengan android yang berusaha meniru pemakaian iOs semakin matang. Sehingga semakin banyak pabrikan yang berusaha mengadopsi android, namun tidak demikian dengan Nokia. Nokia tetap bertahan dengan OS Symbian dan menghasilkan Nokia N8 yang gagal dipasaran meski memiliki spesifikasi yang bagus dan bahkan kamera phone terbaik pada jamannya.

Dari sini jalan Nokia terus menurun dengan tetap bersikeras tidak mau mengikuti trend pasar yaitu menggunakan os Android. Nokia justru kemudian memilih windows phone 7 dan 8 melalui seri Nokia Lumia yang ternyata tidak membantu sama sekali dan membuat posisi Nokia semakin terpuruk bakkan hingga akhirnya keluar Nokia X yang berbasis android tidak mampu menyelamatkan sang Raja yang tidak hanya terusir dari Takhtanya juga terpaksa menjual divisi smartphone dan semua patentnya kepada microsoft dan tidak dapat lagi menjual smartphone lumia.

Nah pada awal 2017, Nokia mencoba kembali ke pasar Smartphone kali ini dengan mengusung os Android sepenuhnya tidak seperti sebelumnya dengan Nokia X yang tidak menyertakan google framework. Dengan Nokia 6 yang telah dilengkapi dengan google framework yang tentunya google playstore, Nokia mencoba kembali merebut pasar. terbukti brand Nokia sebenarnya cukup kuat dengan cukup diminatinya Nokia 6 di RRC tempat hape ini diluncurkan dan harga jual BMnya yang cukup tinggi di Indonesia.

Nokia melalui Nokia 6 mencoba kembali beberapa kunci suksesnya dimasa lalu. Terbukti Nokia 6 di range harganya memiliki spesifikasi yang cukup kompetitif dengan dapur pacu snapdragon 430, internal 64GB dan ram 4GB, sehingga dapat dipastikan memiliki kemampuan multitasking lebih baik pada chip yang sama dibanding merk lainnya. Smartphone lain yang menggunakan chipset snapdragon 430 rata-rata menggunakan ram 2GB hingga 3GB, yang tentunya bisa dipastikan performancenya akan dibawah nokia 6. Namun mengingat ini menggunakan Chipset Qualcom seri 4xx tentunya kita tidak dapat berharap raw power yang benar-benar kencang. Chipset 430 ini hanya cocok untuk penggunaan harian dengan light gaming. Jika anda pencinta Nokia sekaligus suka gaming 3d di android sebaiknya menunggu seri selanjutnya saja dengan chipset yang lebih kencang tentunya.

Nokia 6 juga dilengkapi dengan baterai 3000mah dengan chipset snapdragon 430 yang hemat energi akan mampu menghidupi ponsel ini seharian untuk pemakaian ringan yang wajar. Namun tidak ada kejelasan apakah mengusung Qualcomm QuickCharge 2.0 atau tidak. Tentunya akan sangat bagus sekali jika sudah mengusung QC 2.0.

Untuk desain Nokia dengan harganya yang termasuk Mid-Low adalah sangat mewah. Menggunakan backdoor berbahan anodised aluminium  sehingga mirip dengan body macbook pro. Lalu pada touchscreen sudah dilindungi corning glass gorilla 3. Sekali lagi tampaknya Nokia berusaha menonjolkan ciri khas durabilitasnya dengan Nokia 6 ini. Karena sempat viral bbrp saat lalu video seorang wanita yang menghancurkan banyak walnuts dengan menggunakan bagian belakang dan touchscreen dari nokia 6 dan tidak tampak kerusakan pada bodynya.

Kamera yang disematkan pada Nokia 6 ini adalah 16 MP f/2.0 dengan PDAF. Semoga hasilnya cukup memuaskan. Namun jangan terlalu berekspetasi berlebihan untuk hasil fotonya. Namun bisa dipastikan memiliki hasil yang termasuk bagus untuk kelas harganya. Jangan berharap hasil setara galaxy s7 ya guys.

Untuk harga sebenarnya Nokia 6 termasuk lebih tinggi dibanding Lenovo K6 dan Zenfone 3 laser yang menggunakan chipset snapdragon 430 yang sama. Tetapi Nokia 6 memiliki material body yang lebih baik dibandingkan kompetitornya. Sayang sekali saat ini hanya baru dipasarkan di RRC, sehingga untuk pasar indonesia masih belum resmi dan hanya ada melalui jalur BM dengan harga yang selangit. Namun mengingat brand Nokia yang telah berpengalaman tentunya Nokia 6 ini layak dinantikan sebagai hape pemakaian harian yang tidak membutuhkan kinerja berat dengan body yang kuat & awet. Selanjutnya mari kita lihat apakah Nokia dapat kembali menguasai pasar dengan merangkul Android?

No comments:

Post a Comment