Tuesday, February 7, 2017

LG G5 SE Camera Test & Review.




Indoor, natural light dari jendela dengan cuaca mendung.

Macro outdoor

LG G5 SE, Smartphone dual lens camera dengan fitur yang unik. Yaitu 1 normal angle lens dengan 16MP dan 1 wide angle 135ยบ dengan 8MP. Dengan configurasi ini dapat melakukan wefie tanpa perlu menambahkan lensa wide maupun tongsis atau mengambil foto pemandangan tanpa perlu masuk mode panorama. LG G5 SE secara hardware camera sama persis dengan hardware yang digunakan pada LG G5 yang merupakan versi Flagship dari smartphone ini.
Lens Wide Angle, mode auto

Lens Standard Angle, mode auto

Camera pada G5 SE sudah dilengkapi dengan OIS & EIS sehingga gambar & video yang diambil dapat lebih stabil, serta pada kondisi low light yang wajar tetap dapat menggunakan iso yang rendah dengan noise grain yang sedikit. Indo Gadget sempat mencoba pada sebuah cafe dengan pencahayaan yang termasuk remang, foto tetap dapat diambil dengan iso yang tidak melebihi iso 400 sehingga gambar foto yang dihasilkan tidak noise grain. Dengan camera smartphone lain yang Indo Gadget uji dalam kondisi light serupa iso yang digunakan sudah naik ke iso 1600 dengan noise grain yang kentara sekali. 

Selain telah dilengkapi OIS & EIS yang menjadi senjata andalan G5 SE untuk foto dalam kondisi low light adalah bukaan aperture yang tergolong besar yaitu f/1.8. Dengan aperture sebesar ini cahaya yang masuk dapat lebih banyak.

Camera G5 SE memiliki 3 mode utama yaitu Simple, Auto, & Manual. Untuk berpindah mode dengan menekan icon berupa tiga titik pada pojok kiri atas.

Tampilan Mode Simple
Mode Simple merupakan mode yang paling mudah ditujukan bagi pengguna yang hanya ingin menggunakan camera tanpa perlu fitur lebih & pengaturan yang detail. tinggal tap untuk memilih focus lalu tap tombol shutter. Semua akan otomatis secara software. Mode ini dapat digunakan di semua kamera baik kamera depan maupun kedua kamera belakang. Untuk kamera depan pada mode ini tetap dapat menggunakan gesture untuk mengambil gambar, yaitu dengan menunjukkan tangan yang terbuka dihadapan kamera depan lalu mengepal 1 kali untuk mengambil gambar & mengepal 2 kali untuk mengambil 4 gambar. Flash akan berjalan secara otomatis pada mode ini.


Tampilan Mode Auto
Fitur Pop Out pada mode auto dengan menggunakan kedua kamera belakang
Mode Auto, dalam mode ini semua masih berjalan secara otomatis, namun pengguna dapat mengakses beberapa pengaturan kamera. Mode Auto dapat digunakan baik untuk kamera depan dan kedua kamera belakang.  Dalam mode ini user dapat memilih & mengatur beberapa fitur camera seperti memilih aspek rasio, filter film, ois,  dll. Sekaligus Video recording hanya dapat digunakan pada mode auto saja. Kemudian pada mode auto & manual burst shot akan berbeda dengan pada mode simple. Pada mode simple burst shoot akan tersimpan secara individual file. Pada mode auto & manual akan tersimpan menjadi 1 file saja di galery yang dapat kita play dan pilih foto yang disukai untuk disave secara individu.

Tampilan Mode Manual
Mode Manual, di mode manual inilah perbedaan antara LG G5 dengan G5 SE mulai terlihat, yaitu pada G5 SE tidak dapat mengambil foto dalam format RAW DNG. Mode Manual merupakan strong point dari LG G5 SE. Dalam mode ini kita dapat mengatur White Balance, ISO, Shutter Speed, exposure level, & Manual Focus untuk menghasilkan foto yang lebih dramatis. Dengan mengatur WB kita dapat mengatur nuansa dari foto yang diinginkan secara lebih bebas, pengaturan WB dalam kelvin sehingga pengaturan dapat lebih bebas dan sesuai dengan kemauan fotografer. ISO diatur dari 50 hingga 3200. Dengan mode manual ini kita dapat melakukan berbagai efek foto yang tidak dapat dilakukan oleh mode autor seperti freezing, panning, slow shutter, dll. Dalam mode manual pengguna benar-benar diberi kebebasan untuk mengambil gambar yang diinginkan. Tentunya mode ini sangat cocok bagi pengguna yang mengerti fotografi.


Catatan tambahan :
untuk mendapatkan resolusi foto secara maksimal pada LG G5 SE ini berbeda dengan smartphone lain pada umumnya. Pada smartphone lainnya jika ingin mendapatkan resolusi maksimal adalah pada aspect rasio 4:3, pada LG G5 SE justru pada rasio 16:9. Karena sensor camera yang digunakan memiliki aspect rasio 16:9.

Untuk Video LG G5 sudah dapat merecord pada resolusi 4K UHD @30 fps. Namun dalam resolusi ini Baik OIS maupun EIS akan off. Ini adalah perbedaan kedua secara software antara LG G5 dengan LG G5 SE.

Filter Film tidak dapat digunakan untuk video. Video HDR akan on secara otomatis. Saat video tetap dapat digunakan untuk mengambil foto. Untuk focusing selain auto juga dapat dengan tap to focus selama recording.

Kesimpulannya untuk Smartphone pada price range Mid Up, LG G5 SE adalah yang menawarkan kualitas terbaik untuk berbagai kondisi pencahayaan. Jika dibandingkan dengan kontender berikutnya dalam price range yang sama yaitu Huawei P9, Huawei P9 sedikit menang dalam foto monochrome (salah satu camera belakang Huawei P9 adalah camera monochrome) dan image clarity jika kondisi cahaya ideal (Karena lensa yang digunakan dari Leica yang merupakan salah satu produsen kamera terbaik didunia). Namun pada kondisi low light kualitas gambar yang diberikan oleh LG G5 SE sangat jauh lebih baik daripada Huawei P9.

Semoga review ini bermanfaat bagi yang mempertimbangkan untuk meminang LG G5 SE.

No comments:

Post a Comment