Tuesday, February 7, 2017

Review : LG G5 SE First Impression

Dalam kesempatan kali ini Indo Gadget akan review LG G5 SE. Meski smartphone ini sudah release beberapa bulan di Indonesia, Indo Gadget baru sempat mereviewnya sekarang karena selama ini Indo Gadget menunggu varian yang LG G5 bukan G5 SE. Namun setelah menunggu beberapa bulan LG G5 tidak kunjung masuk dan kebetulan ada promo cashback imlek sehingga Indo Gadget memutuskan untuk mereviewnya tanpa menunggu G5 masuk (kayaknya tidak akan masuk juga).


LG G5 SE sama seperti G5 merupakan smartphone modular. Apa sih modular itu? sistem modular ini merupakan suatu sistem yang memungkinkan untuk mengganti sebagian part dari smartphone untuk meningkatkan atau merubah fungsinya. G5 & G5 SE mengunakan module yang sama. Saat ini ada ada 4 module dari LG untuk G5 SE, yaitu LG Cam Plus, LG Hi-Fi Plus, LG Cam 360,  & LG VR. Yang sudah masuk resmi ke Indonesia baru Cam Plus & Hi-Fi Plus. Untuk 2 module yang lain belum masuk secara resmi, namun yang cam 360 dapat ditemukan di online store.

Apa sih keunggulan dan kerugian dengan sistem modular ini? Pertama keunggulan dari sistem ini adalah baterai yang digunakan adalah removable alias bisa diganti. Sistem baterai removable ini sudah semakin jarang digunakan di smartphone terbaru, berkat sistem modular ini baterai G5 & G5 SE mudah untuk diganti. Kedua adalah user dapat meningkatkan beberapa fungsi secara mudah, misalkan dengan Cam Plus bisa menambahkan tombol on/off kamera, shutter button, record button, zoom wheel, & mini power bank. Kerugian dari sistem modular adalah tidak dapat water & dust resistant.

Lalu jika module antara G5 & G5 SE sama persis, kapasitas baterai sama, bahkan ukuran serta fisiknya juga sama. Lalu apakah yang membedakan antara keduanya? G5 & G5 SE perbedaan utamanya adalah pada SOC yang digunakan dan jumlah RAM. G5 menggunakan Snapdragon 820, sementara G5 SE yang merupakan versi lebih murahnya menggunakan Snapdragon 652. Hal ini menjadikan G5 adalah flagship dari LG, sementara G5 SE merupakan Mid Up level dari LG. Kemudian untuk Ramnya G5 menggunakan 4GB, G5 SE menggunakan 3GB. Kemudian perbedaan selanjutnya adalah dari sisi software camera, yang akan Indo Gadget bahas secara lebih detail dalam review Camera LG G5 SE.

Lalu persamaan antara keduanya yang menurut Indo Gadget adalah nilai plus dari G5 SE adalah camera menggunakan hardware yang sama (meski softwarenya berbeda), layar tidak didowngrade sehingga sama-sama menggunakan resolusi QHD, & berikutnya adalah sama-sama tetap dapat fast charging Qualcomm Quick Charge 3.0. Sayangnya charger bawaannya adalah Quick Charge 2.0. Dengan teknologi ini jika dicharge dari kondisi kosong menggunakan charge bawaannya dalam 30 menit akan mengisi sekitar 60% (Dengan catatan G5 SE dibiarkan dalam posisi idle/sleep/standby alias tidak digunakan). Jika memiliki charger QC 3 dalam 30 menit posisi idle akan terisi sekitar 80%. Ini merupakan suatu hal yang menggembirakan karena LG memutuskan untuk tidak mendowngrade menjadi hanya QC 2 atau malah menghilangkannya sama sekali.

Berikut adalah pro & Con dari G5 SE menurut Indo Gadget.
Pro :
  1. Camera dual lens yang bagus dengan hardware sama dengan versi G5 yang lebih mahal. 
  2. Kualitas layar yang bagus & jernih dengan resolusi QHD.
  3. SOC 652 yang powerful untuk kelas middle.
  4. Sudah dilengkapi Qualcomm Quick Charge 3.0
  5. Dapat ditambahkan SD Card (mengorbankan sim2).
  6. Sistem modular.
  7. Baterai removable.
  8. Fingerprint scanner responsif.
  9. Ada fitur double tap to wake & double tap to sleep.
  10. Display always on yang menampilkan info penting seperti jam, tanggal & icon notifikasi jika G5 SE diletakkan diatas meja.
Con :
  1. Beberapa fitur kamera dilock secara software untuk membedakan dengan versi G5 yang lebih mahal.
  2. Kapasitas baterai kecil 2800mAh tidak mencukupi untuk pemakaian 1 hari.
  3. Simtray hybrid dari bahan plastik. Jadi tidak dapat menggunakan mod sehingga sim 2 & SD card dapat digunakan bersamaan.
  4. Tidak water & dust resistant.
  5. Letak fingerprint dibagian belakang. Tidak nyaman jika anda telah terbiasa dengan fingerprint yang terletak dibagian depan.
  6. Charger bawaan masih QC 2.0 belum QC 3.0
  7. Layar bagian atas melengkung sehingga sulit untuk mencari tempered glass yang full cover.
  8. Boot animationnya adalah telkomsel untuk versi yang dijual retail di Indonesia. (belum menemukan cara untuk menggantinya tanpa perlu unlock bootloader & rooting)
Kesimpulannya jika anda mencari smartphone kelas MID UP dengan camera flagship LG G5 SE ini sangat cocok anda. Hasil cameranya sangat memuaskan baik untuk kondisi cahaya ideal maupun low light dengan manual control yang sangat mudah digunakan. Namun tidak cocok untuk heavy user & mobile gamer, karena meski Prosesor & GPU nya sangat mumpuni untuk pekerjaan berat dan game 3d, baterai G5 SE ini sangat boros dengan kapasitas yang kecil.

No comments:

Post a Comment