Tuesday, February 21, 2017

SimLim Square di Singapore akankah menyusul Funan Digitalife???

SimLim Square merupakan salah satu pusat komputer & gadget yang selama ini menjadi jujugan untuk mencari spare part komputer, notebook, & smartphone dengan harga yang miring. Dalam masa jayanya beberapa tahun silam SimLim Square sangat rame dengan pengunjung baik local Singapore maupun turis seperti Indo Gadget yang sering kesana untuk mencari barang yang tidak dapat ditemukan di Indonesia atau lebih mahal di Indonesia.



Namun dari kunjungan yang terakhir Indo Gadget ke SimLim Square pada pertengahan Februari kemarin ini, situasi SimLim Square telah banyak berubah. Jika dulu setiap lantai dipenuhi pengunjung dan setiap toko ramai dengan pembeli. Saat ini telah sepi, setiap toko hanya berisi 1-2 pengunjung saja. dan semakin ke lantai atas pengunjung semakin sepi.

Dari pengamatan Indo Gadget penyebab sepinya SimLim Square terutama turis dari Indonesia adalah seringnya terjadi penipuan terhadap pembeli dan selisih harganya dengan di Indonesia saat ini tidaklah jauh bahkan beberapa item lebih mahal di SimLim Square dibanding harga di Indonesia. Jika beberapa tahun lalu masih banyak orang Indonesia yang datang ke tempat ini untuk membeli produk elektronik terutama GPU komputer, saat ini sudah nyaris tidak ditemukan lagi turis asal Indonesia yang khusus datang ke SimLim untuk membeli part komputer maupun Smartphone.

Sementara orang local sendiri berdasarkan wawancara Indo Gadget terhadap beberapa rekan Singaporean maupun expat yang bekerja di Singapore mereka lebih memilih membeli keperluan gadget mereka di waralaba semacam Challenger karena dirasa lebih aman dari dan jaminan barang original.

Bisa jadi SimLim Square yang selama ini sejak era 90an menjadi Icon Elektronik di Singapore akan hilang dan dibangun baru seperti nasib yang dialami oleh Funan Digitalife. Termasuk kebiasaan orang Indonesia yang mencari elektronik murah ke Singapore akan terhenti karena saat ini bisa dikatakan harga Indonesia lebih murah dan barang juga lebih lengkap di Indonesia.

No comments:

Post a Comment