Tuesday, April 18, 2017

Dual Camera Buat Apa Sih?

Saat ini trend smartphone dengan dual camera sedang naik daun selain trend bezeless screen. Beberapa smartphone flagship dari berbagai merk sekarang menawarkan dual camera terutama untuk rear camera alias kamera belakang. Sebenarnya apakah yang ditawarkan dual camera tersebut benar-benar berguna dalam penggunaan sehari-hari?

Sebelum menjawabnya pertanyaan tersebut mari kita lihat beberapa konfigurasi yang ditawarkan oleh pabrikan dalam dual camera flagship smartphone mereka.
  • Pertama adalah konfigurasi yang paling kuno sendiri yaitu sebagai kamera 3D. Dual camera dengan sensor yang sama dapat diperoleh data untuk menghasilkan gambar & video 3D menggunakan prinsip seperti mata kita yang merupakan gabungan hasil mata kiri & kanan untuk memperoleh data spasial 3D. Yang menggunakan konfigurasi ini menggunakan layar khusus yang membuatnya dapat menunjukkan hasil 3D tanpa memerlukan kacamata khusus. Konfigurasi ini adalah konfigurasi yang tidak populer dan telah ditinggalkan oleh banyak pabrikan. Dulu yang pernah memproduksi smartphone dengan konfigurasi ini adalah LG, HTC, Sharp, & sejumlah pabrikan asal China.
  • Konfigurasi selanjutnya adalah penggunaan sensor RGB pada 1 kamera, dan sensor monocrom pada kamera yang lain. Fungsinya adalah menggabungkan gambar yang didapat dari sensor monocrom dengan sensor RGB untuk memperoleh dynamic range yang lebih baik. Karena sensor monocrom lebih baik dalam menangkap kontras baik pada bayangan maupun highlight. Metode yang mirip dengan cara retina kita bekerja yang terdiri dari dua sel sensor berbeda, yang 1 sel peka terhadap warna sedangkan sel yang lain peka terhadap kontras cahaya sehingga mata manusia sangat baik dalam menangkap visual dengan dynamic range yang super luas. Yang menggunakan konfigurasi ini seperti Huawei P9, Huawei P10, Xiaomi Redmi Pro, Xiaomi Mi5s Plus, & kemungkinan Xiaomi Mi6 yang akan launching besok juga akan menggunakan konfigurasi ini.
  • konfigurasi dengan focal length berbeda. Konfigurasi ini terbagi dua :
    • Lensa Normal dengan Lensa Wide. Dengan konfigurasi ini menawarkan fitur untuk bisa zoom out. Jadi dengan jarak yang sama dapat mengambil gambar dengan lebih luas. Yang menggunakan konfigurasi ini seperti LG G5, Oppo F3s, Vivo V5.
    • Lensa Normal dengan Lensa Tele. Dengan konfigurasi ini menawarkan fitur untuk bisa zoom in dua kali lebih baik. Misalkan seperti pada iPhone 7 Plus yang menawarkan zoom hingga 10 kali. Sesungguhnya itu hanya 5 kali digital zoom sehingga hasilnya lebih baik daripada lensa normal yang melakukan digital zoom 10 kali untuk memperoleh besaran yang sama. Yang menggunakan konfigurasi ini seperti iPhone 7 Plus, Zenfone 3 Zoom.
Efek yang dapat dihasilkan dari dual camera ini adalah bokeh effect, seperti yang kita ketahui karena keterbatasan fisik sehingga smartphone untuk menghasilkan bokeh yang bagus dan halus untuk objek dengan jarak 1,5 meter hingga 2,5 meter adalah tidak mungkin. Untuk objek kecil yang diambil dengan jarak sangat dekat tentunya masih mampu menghasilkan bokeh dengan menggunakan kamera smartphone. Untuk foto portrait dengan jarak 1,5m menghasilkan bokeh selama ini hanya dapat dihasilkan oleh DSLR & Mirrorless Camera. karena kedua kamera tersebut memiliki ukuran sensor yang besar, lensa yang dapat diupgrade untuk memiliki focal length yang lebih panjang dan aperture yang lebih besar. Namun pada Smartphone hal itu tidak memungkinkan, karena itu sama saja dengan kita menentang hukum alam. Namun dengan dual camera dengan menggunakan data dari camera kedua dapat menghasilkan digital bokeh yang halus sehingga mendekati bokeh alami yang dihasilkan DSLR atau Mirrorless Camera dengan lensa focal length yang panjang & aperture besar. 

Namun tidak semua konfigurasi dual camera mampu menghasilkan efek bokeh ini. Konfigurasi lensa normal digabung dengan lensa wide merupakan konfigurasi yang tidak dapat menghasilkan efek ini.

Jadi dapat disimpulkan Dual Camera tidaklah sekedar gimmick, setiap konfigurasi memiliki fungsi yang jelas dan efeknya terhadap gambar yang ingin diambil. Sesuaikan konfigurasi dengan gaya foto kalian. Misalkan yang suka ambil foto landscape dan foto wefie tentunya dual camera dengan lensa wide adalah pilihan paling pas. Bagi yang suka macro atau foto burung dan foto detail, konfigurasi dengan lensa tele adalah pilihan paling pas. Sedangkan yang suka foto indoor, city light, dan foto dalam kondisi kontras ekstrim tentunya pilihan dual camera dengan sensor monocrom adalah pilihan yang paling pas. Semoga membantu anda dalam memilih smartphone dual camera yang sesuai dengan keinginan. 


No comments:

Post a Comment