Monday, September 11, 2017

Manuver Xiaomi untuk mengantisipasi iPhone launch

Bulan September ini merupakan bulan yang super sibuk bagi Xiaomi, pabrikan asal china yang beberapa tahun terakhir ini naik daun dengan strategi spec tinggi harga murah. Dengan semakin naiknya posisi Xiaomi dalam industri Smartphone, tentunya agar mendapatkan publikasi adalah dengan menarget para leader dalam industri ini yaitu Apple & Samsung. Pada bulan September ini menjadikan Xiaomi super sibuk dengan harapan untuk steal the thunder dari launching iPhone baru dengan meluncurkan produk baru mereka sebelum iPhone baru diumumkan oleh Apple.

Total ada 3 Smartphone baru yang diluncurkan oleh Xiaomi di bulan September ini. Pertama ada Mi A1, Mi Mix 2, & Mi Note 3. Dengan primadona utamanya tentu saja Mi Mix 2 sebagai flagship tertinggi dari Xiaomi.


Berikut adalah pandangan Indo Gadget mengenai masing-masing smartphone Xiaomi baru ini.

Mi A1
Merupakan smartphone yang pertama dari Xiaomi yang tidak menggunakan miui skin dan merupakan proyek kolaborasi dengan google. Jadi untuk urusan update OS Android dipastikan terjamin setidaknya sampai dengan Android P. 

Menggunakan kolaborasi dual camera dengan normal lens dan tele lens yang dilengkapi dengan mode portrait seperti pada iPhone 7+. Meski dalam launching Xiaomi membandingkan hasilnya dengan iPhone 7+ dan Oneplus One 5. Jangan berekspetasi hasilnya akan sebagus Flagship tersebut. Karena bagaimanapun dalam price range yang masih dalam 2-3 jutaan ini pasti ada ayng dikorbankan entah menggunakan sensor yang lebih murah atau lensa yang lebih murah tentunya. Namun jika untuk kelas harga yang sama tentunya akan memberikan hasil mode portrait yang lebih baik daripada Redmi Pro yang keluar tahun lalu.

Dengan menggunakan os dari google tentunya nyaris tidak ada bloatware dari Xiaomi kecuali untuk mi remote (untuk menggunakan ir bluster), Mi Camera (karena google camera tidak untuk setup dual camera), & mi market sebagai pendamping google play yang dapat diuninstall.

Kesimpulannya ini merupakan alternatif yang sangat menarik jika dibandingkan dengan Redmi Note 4 yang keduanya sama menggunakan SD 625. Namun Mi A1 menawarkan dual camera dan os android murni yang memberikan pengalaman berbeda dengan miui. Sekaligus Android One yang paling menarik.

Mi Note 3
Untuk Mi Note 3 ini sebenarnya mengecewakan karena  SOC tidak lagi menggunakan SOC kelas high end, namun menggunakan SOC kelas middle yaitu Snap Dragon  660. Hal ini tentunya sangat mengecewakan karena menghilangkan kesan flagship yang menjadi ciri khas Mi Note. Sekaligus ini menjadi Mi Note 3 terkesan mahal, karena pada price range 6 jutaan hanya menggunakan snap dragon 660.

Kesimpulannya, jika sebelumnya adalah pemilik Mi Note 2 tidak layak untuk update ke Mi Note 3. Bahkan jika belum memilikinya namun menginginkan Mi Note, sebaiknya tetap memilih Mi Note 2 saja dibandingkan dengan Mi Note 3

Mi Mix 2
Nah ini termasuk upgrade yang menarik dari seri Mi Mix, dengan layar yang lebih kecil sehingga lebih nyaman dibandingkan Mi Mix pertama. Serta speakernya telah diperbaiki. karena speaker mi mix pertama terlalu pelan untuk digunakan saat menelpon. Namun bagi wanita yang merupakan penggemar selfie, Mi Mix 2 peletakan kamera depan tetap sama dengan mi mix pertama yang aneh untuk digunakan saat selfie & video call.

Yang mengecewakan dari Mi Mix 2 adalah tidak hadirnya dual camera pada kamera belakangnya. Namun single cameranya tetap menawarkan kualitas yang oke, meski bukan yang terbaik dalam kelas smartphone flagship.

Kesimpulannya Mi Mix 2 ini merupakan upgrade yang menarik dari Mi Mix. Namun saat ini bezeless design telah menjadi standard dengan semakin banyaknya smartphone yang mengusung full screen. Sehingga jika menginginkan bezeless smartphone di tahun 2017 ini akan memiliki banyak pilihan termasuk Samsung S8, Note 8, LG G6, Q6, V30, Dan apple iPhone X. Jadi Mi Mix series tidak lagi menjadi satu-satunya pilihan smartphone tanpa bezel yang mudah ditemukan dipasaran lagi seperti pada tahun 2016.


No comments:

Post a Comment