20180102

Review : LG V30

Yang terbaru dari jajaran LG seri V saat ini adalah V30. Seri V ini dikenal dengan kualitas audio yang dilengkapi DAC super mantab. Namun sebagai jajaran Flagship dari LG mendampingi G Series tentunya LG V30 tidak hanya menawarkan kualitas audio yang super. Dilengkapi dengan desain bezeless yang kekinian dengan desain yang lebih baik daripada G6. Menjadikan layar 6" pada V30 ini tetap nyaman digunakan.


Yang menarik dari LG V30 ini selain audio adalah telah waterproff dengan IP68, dilengkapi dengan wireless charging juga seperti trend flagship dari pabrikan lainnnya yang keluar di 2017. Seperti halnya trend flagship smartphone dengan wireless charging di 2017, LG V30 juga menggunakan backcover dari kaca. Yang tentunya rawan sekali pecah.

Yang menarik lagi dari V30 ini adalah sistem kamera belakang yang merupakan dual camera dengan 1 normal wide lens dan 1 ultra wide lens. Setup kamera ini berbeda dengan setup dual lens dari pabrikan lainnya yang lebih memilih kamera keduanya menggunakan tele photo lens. LG Sudah menggunakan setup dual camera seperti ini sejak G5 dan pada V30 ini banyak sekali yang telah ditingkatkan baik untuk foto maupun video. 

Peningkatan dari segi foto untuk ultra wide lensnya dibandingkan pendahulunya g5 dan v20 adalah distorsinya lebih sedikit pada v30 ini. Pada V20, ultra widenya terlalu fisheyed yang dikeluhkan oleh sebagian pengguna. Pada G6 & V30 ini telah diperbaiki. Untuk Normal Wide lensnya sendiri telah mengalami peningkatan dengan f/1.6 sehingga lebih powerful saat remang-remang.

Sedangkan dari segi video yang paling menarik dari V30 ini adalah kemampuan untuk record 10 Bit 4K dengan cine-log. Hal ini penting banget buat para vlogger yang menginginkan tool yang powerful dengan kualitas warna yang bagus. Fitur ini mungkin tidak terlalu berguna untuk pengguna awam. Tapi sangat berguna bagi para vlogger dan indie film maker yang melakukan color grading pada post production. Cine-log ini memberikan gambar dengan kontras yang sangat rendah dengan dynamic range tinggi sehingga dapat digunakan untuk memberikan hasil warna seperti yang digunakan pada film-film hollywood. Tentunya bagi pengguna awam fitur ini tidak berguna karena hasilnya tanpa melalui color grading akan tampak dull alias puyeh. Namun dari hasil seperti inilah para video editor benar-benar bebas untuk melakukan color grading. Ini merupakan yang pertama untuk smartphone, tampaknya LG cukup peka bahwa banyak film maker & vlogger yang menggunakan smartphone untuk shoot karya mereka membutuhkan handheld yang powerfull.

Sedangkan bagi pengguna awam, LG V30 tersedia 15 preset cinematic look yang sangat mudah digunakan. Hasilnya sangat bagus untuk penggunaan pada pencahayaan yang ideal. Selain itu ada fitur zoom tap. Yaitu camera akan melakukan zoom in pada area yang di tap saat video recording.

Namun sayang untuk segi stabilisasi foto dan video LG V30 ini masih kalah jika dibandingkan dengan samsung S8 & Note 8, google Pixel 2. Untuk perekaman sambil berjalan tanpa menggunakan gimbal terlihat jelas sekali V30 ini masih kalah superior dibandingkan flagship android lainnya. Namun bagi semi pro vlogger & indie film maker yang rata-rata sudah memiliki gimbal 3 axis, masalah stabilisasi ini tidak menjadi masalah. Kehadiran 10bit 4K dengan cine-log jauh lebih penting.

Kesimpulannya LG V30 ini adalah smartphone yang sangat cocok bagi penggemar audio, karena kualitas audionya super sekali dan juga bagi vlogger yang melakukan post production terutama color grading. Selebihnya V30 ini memiliki build quality yang solid dibandingkan G6 yang keluar lebih dahulu.

No comments:

Post a Comment