20180112

Review : Zhiyun Crane 2 Best DSLR Gimbal for Serious Videographer


Baik kamu seorang professional videografer baik untuk iklan maupun dokumentasi, atau seorang film maker professional maupun indie, atau seorang vlogger, merekam footage yang shaky adalah sesuatu yang dihindari. Footage yang smooth baik saat panning, tilting, atau dollying tentunya menjadi idaman setiap videografer. Jika dahulu untuk bisa menghasilkan footage yang smooth saat bergerak seorang videografer membutuhkan peralatan yang mahal dan berat. Berkat kecanggihan teknologi saat ini peralatan untuk menghasilkan rekaman yang smooth semakin terjangkau dan secara ukuran mengecil dengan berat yang lebih ringan.



Salah satu teknologi yang baru berkembang beberapa tahun terakhir ini untuk prosumer adalah electric stabilise gimbal. Dengan menggunakan 3 motor pada 3 axis untuk mengkompensasi getaran dan gerakan yang tidak diinginkan saat merekam dan memberikan hasil yang lebih smooth. Teknologi ini awalnya banyak digunakan untuk quadcopter yang menggunakan action camera. Kemudian dengan motor yang lebih besar dan kuat mulai pula digunakan  untuk kamera yang lebih besar seperti mirrotless & DSLR. Saat ini telah ada berbagai merk serta tipe untuk gimbal professional yang mampu digunakan bersama mirrorless & DSLR. Salah satu yang terbaik adalah Zhiyun Crane 2.

Pabrikan asal China ini memang spesialisasi dalam membuat elektrik gimbal untuk action cam, smartphone, mirrorless, & DSLR. Untuk Mirrorless & DSLR dari Zhiyun saat ini ada 2 tipe dengan penamaan yang mirip dan sedikit membingungkan. Yaitu Zhiyun Crane V2 dan Zhiyun Crane 2. Kedua produk ini benar-benar berbeda. Jadi jika ingin membeli zhiyun crane 2 jangan sampai salah dengan Zhiyun Crane V2. Spesifikasi keduanya benar-benar berbeda. Crane V2 adalah minor update dari Zhiyun Crane yang saat ini sudah diskontinue. Sementara Zhiyun Crane 2 adalah benar-benar generasi selanjutnya dari Zhiyun Crane dengan peningkatan yang sangat banyak.

Perbedaan mendasar dari Zhiyun Crane V2 dengan Zhiyun Crane 2 adalah berat maksimal camera yang dapat digunakan. Max payload crane v2 adalah 1,8 kg dengan min payload 350gr. Sedangkan untuk Zhiyun Crane 2 max payload adalah 3,2kg dengan min payload 500gr. Dari perbedaan ini saja sudah cukup untuk lebih memilih Zhiyun Crane 2 daripada crane v2. Dengan Max Payload 3,2kg, kita dapat menggunakan full frame DSLR seperti Canon 5D mark III atau mark IV dengan lensa wide. Sementara untuk crane v2 hanya bisa untuk DSLR APSC seperti Canon Rebel series. Namun dengan minimal payload 500gr, berarti tidak dapat menggunakan sony a6000 dengan lensa kit (berat total 468gr), namun jika menggunakan lensa prime 35mm f/1.8 atau 50mm f/1.8 sudah dapat menggunakan gimbal ini.

Keunggulan utama dari Zhiyun Crane 2 selain payload yang lebih besar adalah battery life yang meningkat menjadi maksimal 18 jam. Pemakaian tergantung berat kamera serta merk kamera yang digunakan. Contoh seperti jika digunakan bersama dengan kamera sony pemakaian hanya menjadi 6 jam saja jika gimbal ini difungsikan juga sebagai shutter control. Hal ini karena kamera sony mendukung usb charging, sehingga saat fungsi shutter control digunakan, kamera juga otomatis dicharge oleh gimbal. Tentunya mengurangi waktu pemakaian maksimal dari Zhiyun Crane 2 saat bersama kamera sony.


Fitur berikutnya yang juga penting adalah adanya layar oled untuk menampilkan beberapa informasi penting, seperti status baterai, mode yang digunakan, menampilkan menu setting. Dengan fitur ini gimbal dapat lebih independent tanpa perlu terkoneksi terus menerus dengan smartphone untuk merubah sejumlah setting seperti kecepatan motor, gyro setting, memilih camera type, dll. Bahkan untuk sejumlah kamera dapat dikontrol beberapa settingnya dari gimbal ini secara langsung menggunakan tombol dan rotary dial yang dapat dilihat langsung dari layar oled tersebut. beberapa setting kamera yang dapat dirubah secara langsung adalah iso, aperture, & shutter speed. Namun tidak semua kamera dapat menggunakan fitur ini. Dan ini adalah batasan dari kameranya bukan dari gimbal ini.


Quick release yang digunakan juga kompatibel dengan quick release dari tripod Manfrotto. Jika memiliki tripod Manfrotto atau manfrotto quick release plate dapat berpindah dari gimbal ke tripod tanpa perlu melepas kamera dari quick release. Dan saat kembali dari tripod ke gimbal juga tidak perlu melakukan kalibrasi ulang. Dan ini sangat berguna disaat shooting.


Berikut ini adalah fitur khusus untuk Canon 5D III & IV, karena hanya dua kamera ini yang mendukung elektrik follow focus. Jadi jika ditandemkan dengan Canon 5D III/IV focus dapat diatur melalui rotary dial yang ada di gimbal ini. Sangat berguna sekali, sayangnya saat ini terbatas hanya pada 2 kamera tersebut dan belum dijumpai di camera lain.


Oke cukup mengenai fitur-fitur dari Zhiyun Smooth 2. Selanjutnya adalah kinerja dari gimbal ini, sangat smooth untuk mengkompensasi gerakan saat merekam sambil berjalan. Bahkan kecepatan motornya dalam mengkompensasi getaran adalah yang terbaik saat ini. Namun tetap untuk berjalan memerlukan cara khusus seperti halnya saat mengunakan weight gimbal konvensional agar dapat memperoleh hasil terbaik. Jika dikombinasikan dengan kamera yang sudah memiliki stabiliser pada body dan camera, hasilnya adalah footage yang benar-benar smooth mendekati holywood quality.

Selain itu Zhiyun Crane 2 ini dapat mengatur sudut kamera dengan tangan tanpa merusak gimbalnya. Pada generasi gimbal sebelumnya, motor akan cepat rusak jika merubah sudut kamera dengan tangan. Jadi Crane 2 ini memberikan full total control untuk seorang cameramen.

Jadi Zhiyun Crane 2 ini adalah gimbal terbaik untuk dslr dikelas harga dibawah 10 jutaan. Jika anda ingin memiliki gimbal untuk vlog, ini merupakan pilihan yang paling value untuk price rangenya.


No comments:

Post a Comment