Tuesday, April 24, 2018

Tips Branding Packaging Produk Bagi Bisnis Starter

Era Online seperti sekarang ini sangat memudahkan bagi orang-orang yang ingin memulai usaha terutama untuk UMKM dibidang food & beverages. Misalkan terbantu dengan pemasaran melalui go food, sehingga saat ini banyak orang yang memulai usaha food & beverages dari rumah dan memasarkannya secara Online. Tentunya rasa yang enak saja tidak cukup, perlu juga tampilan yang menarik & bersih, kemudian packaging juga harus dibranding dengan memberikan label produk. Jika tanpa branding produk, saat ini tentu sangat sulit untuk bersaing. Terutama jika target market utama adalah generasi muda, brand & packaging harus benar-benar diperhatikan, selain tentunya rasa, tampilan, & kebersihan.

Indo Gadget baru saja membantu seorang kawan yang memulai usaha di bidang Food & Beverages yang melalukan pemasaran secara online & melakukan pengirimannya melalui jasa kurir. Meski usaha Food & Beverages menjanjikan margin keuntungan yang besar, tetapi modal awal yang dikeluarkan juga tidak sedikit. Karena itu harus dapat membagi modal ke berbagai pos, serta harus dapat membuat prioritas pos mana yang harus didahulukan. Selain peralatan & bahan, juga harus memperhatikan packaging terutama branding produk pada packaging, promosi, & juga harus ada modal yang digunakan untuk perputaran usaha selama minimal 3 - 6 bulan, serta masih banyak lagi. Karenanya harus pandai dalam membagi modal secara proporsional sesuai prioritasnya.

Dalam contoh kasus dimana Indo Gadget membantu branding produk tersebut adalah produk minuman kekinian. Dalam brainstorming untuk menentukan packaging minuman tersebut, Indo Gadget menanyakan banyak hal terutama proyeksinya untuk produk minumannya itu dapat bertahan berapa lama, target BEP, serta porsi yang disediakan untuk packagingnya. Dari jawaban yang kami terima bahwa minuman ini termasuk trend yang tidak panjang dengan perkiraan hitnya hanya sekitar 9 bulan hingga 1 tahun, sehingga BEP harus dapat dicapai dalam 5 bulan atau bahkan kurang. Maka packaging harus impactful namun ekonomis secara produksi.

Saran yang kami berikan adalah dengan menggunakan botol plastik kemasan yang sudah ada bukan custom desain, namun harus memiliki bentuk yang unik & karakter yang sesuai. Setelah mendapatkan botol yang sesuai, selanjutnya adalah memikirkan peletakan merk produknya sebagai bagian dari branding produk. Setidaknya ada 2 metode yaitu menggunakan label plastik shrink yang diberi merk, dan menggunakan sticker sebagai label merk. Metode pertama dinilai terlalu mahal dan setelah dihitung-hitung membuat BEP melewati masa perkiraan hype dari minuman ini. Sehingga metode kedua yang dipilih, yaitu dengan menggunakan sticker, metode ini lebih ekonomis dan tidak membuat ongkos packaging membengkak.

Setelah proses desain selesai agar sesuai dengan brand serta memberikan impact yang kuat terhadap konsumen, selanjutnya adalah memilih bahan sticker yang water resistant (tidak luntur terkena air & kelembaban), dapat diprint dengan printer inkjet standard, warna cerah, tidak mudah terkelupas, & tipis. karena botol yang digunakan memiliki lengkungan yang sangat melengkung akibat diameternya tidak terlalu besar, kertas sticker yang tebal tidak dapat melekat dengan baik pada botol ini. Setelah mencoba berbagai produk sticker tidak ada yang memenuhi kriteria diatas, sampai akhirnya ada 1 kertas sticker yang mampu memenuhi semua kriteria diatas & melekat dengan baik meski botol yang terpilih sangat melengkung, yaitu SUN Glossy Photo Sticker Ultra Thin. 


Kertas SUN Glossy Photo Sticker Ultra Thin akhirnya terpilih karena kertas sticker ini adalah satu-satunya yang dapat memenuhi semua kriteria diatas. Warnanya cerah karena menggunakan bahan photo paper yang hasil cetaknya bagus, detail, & warnanya cerah. Mudah diprint dengan printer inkjet dengan hasil yang sudah water resistant. Bahannya sangat tipis sehingga tidak lagi dapat terkelupas sendiri akibat bentuk botol yang sangat melengkung. Selain alasan bentuk botol yang sulit ditempeli kertas sticker biasa, dengan bahan sticker tipis seperti pada SUN Glossy Photo Sticker Ultra Thin memberikan kesatuan yang lebih baik dengan packaging. Dengan pemilihan bahan yang tepat dipadukan dengan desain yang baik serta pengkomunikasian branding yang tepat, metode label sticker ini  dapat membuat produk minuman tersebut tampil premium sesuai target pasarnya yang middle up dengan gaya hidup modern yang serba online di perkotaan.

Conclusion bagi pembaca Indo Gadget yang ingin memulai usaha sendiri secara online terutama di bidang food & beverages adalah branding produk itu penting sekali. Salah satu caranya melalui packaging. Dalam membuat packaging banyak yang perlu diperhatikan seperti masa hidup usaha apakah termasuk panjang atau pendek, kekuatan modal usaha, target pasar yang dituju, pricing strategy dari produk, tempat packaging diletakkan, dll. Seperti contoh diatas metode sticker label adalah solusi packaging yang memberikan hasil paling baik bagi produk tersebut. Dengan memilih bahan sticker yang terbaik yaitu SUN Glossy Photo Sticker Ultra Thin, produk tersebut berhasil stand out dibandingkan produk minuman yang sama. Yang paling penting adalah eksekusi visualnya harus sesuai dengan branding yang ingin dibangun. 

Jadi sahabat Indo Gadget yang ingin memulai usaha sendiri semoga artikel ini dapat membantu kalian. Tidak hanya untuk usaha food & beverages saja yang cocok dengan metode sticker label ini. Usaha dibidang yang lain pun tetap dapat menggunakan metode ini, misalkan usaha Online Shop fashion, sticker ini dapat ditempelkan pada plastik pembungkus baju tersebut dengan desain yang unik sesuai karakter brand OL Shop yang ingin dibangun, dll. Selamat berkarya.

No comments:

Post a Comment