Thursday, July 19, 2018

Tips Merawat Printer Dengan Tinta Art Paper

Penggunaan tinta khusus diluar jenis tinta yang dibuat oleh pabrikan printer adalah termasuk modifikasi. Modifikasi dengan mengisi printer menggunakan jenis tinta yang berbeda seperti tinta art paper tentunya memerlukan perawatan agar printer awet. Karena printer dari pabrikannya diciptakan untuk tinta dye. Karakter kedua jenis tinta ini tentunya berbeda. Jika dengan menggunakan tinta dye seperti anjuran pabrik saja perlu perawatan, tentunya printer yang sudah dimofikasi juga memerlukan perawatan agar tetap awet dan dapat diandalkan. Untungnya Indo Gadget menggunakan tinta DURA ULTRA - Art Paper Ultra Vivid Photo Ink sehingga perawatannya lebih sederhana dibandingkan tinta art paper merk lain. Setidaknya dengan tinta Dura Ultra ini dari pengalaman Indo Gadget, perawatan hampir mirip dengan perawatan printer standard. Sedangkan dengan tinta art paper merk lain kita harus lebih memberikan perhatian lebih terutama pada point pertama dari tips dibawah ini.


Berikut adalah yang perlu diperhatikan dalam merawat printer modifikasi dengan tinta art paper. Pertama pemakaian haruslah teratur. Mendiamkan printer hingga berhari-hari dengan tinta yang bukan standard  sangatlah meningkatkan resiko head buntu. Untungnya dengan tinta Dura Ultra resiko ini hampir serendah resiko seperti menggunakan tinta standard/dye. Indo Gadget pernah karena tidak ada kebutuhan cetak ke kertas art paper sehingga printer ini pernah lupa tidak digunakan hingga 2 minggu, dan kondisinya baik-baik saja. Printer tersebut dapat langsung digunakan tanpa perlu head cleaning. Sedangkan dengan tinta art paper merk lain jika tidak digunakan selama 4-6 hari saja , maka akan ada head yang buntu dan perlu untuk melakukan head cleaning berulang-ulang agar dapat mencetak dengan baik yang kadang meski sudah di head clean tidak dapat benar-benar bersih tetap ada bagian yang buntu. Jadi pemakaian yang teratur sangatlah membuat printer awet. Jadi jangan biarkan printer menganggur berhari-hari.

Desain tutup DURA Ultra yang memudahkan penuangan tinta sekaligus mencegah debu masuk ke sisa tinta
Tips kedua adalah simpan sisa tinta di tempat tertutup rapat. Tujuannya tentu saja tidak ada debu yang masuk melalui celah-celah tutup botol tinta. Debu yang masuk dapat merusak kualitas tinta art paper dan merusak printer saat sisa tinta tersebut di isikan kedalam printer. Namun menyimpan di dalam lemari tidak menjamin debu tidak masuk ke dalam botol tinta. Untungnya desain tutup botol tinta DURA ULTRA berbeda dengan merk lain, sehingga debu lebih sulit untuk masuk. Bentuk tutup botol Dura ultra memiliki kepala dengan diameter kecil dan ujung yang menyempit. Sedangkan tinta art paper merk lain memiliki kepala botol yang besar sehingga debu masih mudah masuk karena desain tutupnya tidak benar-benar vacuum. 

Tips ketiga adalah isi tinta saat posisi tabung tinta sudah tinggal 50%. Isi hingga ke batas maksimal yang dianjurkan. Pengisian ini penting untuk menghindari tinta lupa terisi dan terpakai hingga dibawah garis batas minimal yang tentunya beresiko udara masuk kedalam selang tinta dan menyumbat tinta tidak dapat berpindah dari tabung ke head print.

Tips keempat adalah tutupi printer saat tidak digunakan. sehingga mencegah debu masuk ke mekanikal printer dan area head print. Debu-debu ini dapat menganggu kinerja printer. Misalkan debu menumpuk pada roll untuk paper feed menyebabkan sering paper jam, pada head printer dapat menyebabkan buntu.

Kesimpulannyaperawatan printer modifikasi dengan tinta art paper memerlukan perhatian yang khusus terutama haruslah rutin digunakan. Untungnya jika menggunakan DURA ULTRA - Art Paper Ultra Vivid Photo Ink seperti Indo Gadget, perawatannya lebih mudah seperti menggunakan tinta dye yang merupakan standard printer inkjet.

No comments:

Post a Comment