20180825

Mavic 2 Pro & Mavic 2 Zoom

Mavic 2 Pro

Dji sebagai raja dari pasar consumer UAV yang saat ini nyaris memonopoli pasar ini dan saat ini bisa dibilang hanya DJI yang masih memiliki capital untuk menghadirkan inovasi. Brand lain tampaknya tidak lagi mampu memiliki capital yang cukup untuk menggerakkan R&D mereka untuk menyaingi inovasi yang dihadirkan DJI. Jika 2 tahun lalu banyak sekali brand yang menggerakkan pasar quadcopter dengan berbagai inovasi baru, untuk saat ini dapat dikatakan inovasi baru hanya hadir dari DJI & kemudian diikuti oleh produsen lain.




Yang terbaru DJI menghadirkan generasi ke 2 dari MAVIC.  Dan berbeda dengan biasanya DJI langsung menghadirkan 2 model untuk MAVIC yaitu Mavic 2 Pro & Mavic 2 Zoom. Dari kedua model ini untuk quadcopternya sendiri nyaris tidak ada perbedaan. Keduanya memiliki internal yang sama, motor yang sama, lalu apa yang membedakan keduanya sehingga ada selisih harga sekitar $200?

Mavic 2 Zoom

Yang membedakan antara kedua model ini adalah kameranya. Pada Mavic 2 Pro menggunakan 1" sensor yang lebih besar seperti yang digunakan pada Phantom 4 Pro. Sedangkan Mavic 2 Zoom masih menggunakan ukuran sensor yang sama seperti pada Mavic generasi pertama. Mavic 2 Pro karena memiliki ukuran sensor yang lebih besar tentu saja memiliki qualitas gambar baik foto maupun video yang lebih baik. Namun karena ukuran sensor yang besar sehingga pada mavic 2 pro hanya dapat menggunakan lensa fix 28mm. Sedang Mavic Zoom dengan ukuran sensor yang lebih kecil sehingga dapat menggunakan lensa variable 24mm - 48 mm (2x zoom). Mavic 2 Zoom merupakan quadcopter consumer pertama yang menggunakan variable optical zoom.

Oke tersedianya variable zoom lens & harga yang lebih murah tampaknya lebih menarik. Namun untuk videomaker Mavic 2 Pro tetap memiliki daya tarik tersendiri yaitu compresi video yang lebih baik & 10 bit Dlog-M color profile. Dengan 10 bit Dlog-M color profile sangat memudahkan proses color grading saat post production. Mavic pro generasi pertama juga memiliki log profile namun karena bit rate yang lebih rendah sehingga saat post production akan memunculkan artifact. Sementara pada mavic 2 pro dengan 100mbps & h265 codec saat post production akan menghasilkan artifact yang lebih sedikit dan tampilan yang lebih professional. Bahkan untuk saat ini Mavic 2 Pro adalah 1-1nya quadcopter yang menggunakan 10-Bit Dlog-M color profile.

Kedua quadcopter ini memiliki keunggulan yang berbeda & cocok untuk karakter pengguna yang berbeda. Namun keduanya sama-sama quadcopter yang terbaik untuk price range-nya.

No comments:

Post a Comment