20190204

PCX EV Siap Meluncur di Indonesia, Tapi...


PCX EV alias PCX Listrik akhirnya resmi diluncurkan oleh Astra Honda Indonesia pada 31 Januari 2019 lalu. Jauh lebih cepat dari perkiraan selama ini yang diperkirakan paling cepat akhir 2019 atau pertengahan 2020. Ternyata pihak Honda lebih cepat meluncurkan skutik canggih yang sudah full menggunakan motor listrik ini pada awal 2019. Jadi motor ini tidak lagi perlu menggunakan BBM seperti skutik konvensional.



PCX EV ini menggunakan dua baterai Lithium Ion dengan 50,4V pada masing-masing baterai.  Dengan baterai ini, motor listrik yang terpasang pada PCX EV mampu menghasilkan power sebesar 5,6HP dan torsi 18Nm pada 500 RPM. Motor listrik inipun menurut Honda telah dibuat dengan sangat presisi & efisien untuk menjaga suhunya. Karenanya PCX EV ini tidak lagi memerlukan oli dan juga radiator. Untuk kecepatan maksimum pihak honda belum memberikan konfirmasi, namun untuk jarak tempuhnya  jika menggunakan kecepatan rata-rata 60KMH maka dapat menempuh jarak 41 KM dari 1 kali full charge. Jarak tempuh PCX EV dapat bervariasi tergantung kecepatan dan beban ke motor, seperti kondisi jalan, berat pengemudi dan penumpang, dan banyak faktor lainnya. Jarak tempuh yang tidak terlalu jauh ini  membuat PCX EV hanya cocok untuk perkotaan dan tidak cocok untuk menempuh perjalanan menengah, terutama saat ini infrastruktur untuk charging EV belum ada.



Untuk Charging sendiri dari posisi kosong jika charger langsung dikonekkan ke PCX EV adalah 6 jam. Sedangkan jika baterai dilepas dan dicharge diluar menjadi sedikit lebih cepat menjadi 4 jam. Namun ya jika melihat infrastruktur tempat parkir saat ini, PCX EV sebetulnya masih kurang praktis untuk bepergian seperti ke mall & tempat umum lainnya. Namun jika untuk pergi dari rumah ke kantor tentu saja lebih memungkinkan, dengan catatan boleh untuk charging di kantor. Jika tidak diperbolehkan tentu bisa menjadi kendala untuk kota besar yang macet seperti jakarta.


Untuk Fitur kecanggihan tentu saja tidak berbeda dengan PCX Konvensional, seperti sudah menggunakan ABS untuk ban depan, Honda Smart Key, semua lampu sudah LED. Sekilas tidak tampak berbeda dengan PCX Konvensional kecuali pada aksen warna birunya yang sangat berbeda dengan tipe PCX lainnya termasuk hybrid. Kemudian pada bagian mesin kini sudah digantikan dengan motor listrik sehingga tampilan roda belakang berubah total. Panjang wheelbase juga sedikit berubah menjadi lebih panjang. Perbedaan terbesar justru pada bagasi dibawah jok yang kini menjadi tempat untuk 2 buah lithium baterai. Tempat untuk barang tentu saja menyempit. Untuk desain yang sangat terlihat berbeda adalah desain sepatbor belakang yang kini tampil makin futuristik.

PCX EV ini meski sudah resmi diluncurkan oleh Honda namun belum dijual bebas. Saat ini hanya disewakan dengan model Business to Business dengan harga sewa Rp. 2.000.000,- perbulan. Dan sistem sewa ini tidak dibuka untuk umum. Untuk penjualan secara umum Honda Indonesia masih mengkaji banyak aspek, Karena meski PCX EV ini sudah dirakit di Indonesia, bahan baku komponenya masih cukup tinggi sehingga kesulitan untuk menarik harga penjualan yang pas. Sistem Sewa ini juga dipergunakan di Jepang untuk PCX EV ini.

No comments:

Post a Comment