20190302

Mi 9 VS Galaxy S10


Persaingan smartphone flagship antara China dengan Korea tentu semakin memanas di 2019 ini. Selain Huawei, Xiaomi dengan semakin mantap memasuki pasar global. Bahkan pabrikan asal china kini semakin terang-terangan dalam menunjukkan diri mereka sebagai kompetitor yang wajib diwaspadai oleh Samsung. Xiaomi secara terang-terangan pada akhir februari lalu meluncurkan Xiaomi Mi 9 sebagai flagship dari Xiaomi hampir bersamaan dengan peluncuran Galaxy S10. Tentu saja tindakan ini bisa dikatakan sebagai sesuatu provokasi dari Xiaomi bahwa mereka saat ini sudah setara dengan Samsung. Sebelumnya perusahaan asal China ini menargetkan Apple, namun tampaknya dua tahun terakhir ini Xiaomi mulai mengalihkan pandangan mereka kepada Samsung sebagai target yang harus mereka kalahkan di pasar global.



Jika Samsung dengan Galaxy S10 memiliki 3 macam varian, yaitu S10 lite, S10, & S10+ dengan perbedaan ukuran layar dan beberapa fitur seperti teknologi fingerprint scanner yang digunakan, kamera, konfigurasi RAM, & konfigurasi internal storage. Namun untuk dapur pacunya semua menggunakan Exynos 9820 atau Snapdragon 855 tergantung lokasi pemasarannya. Jadi Samsung untuk S10 Lite memilih pendekatan yang berbeda dengan pabrikan lainnya. Pabrikan lainnya dalam membuat versi lite selalu menurunkan SOC yang digunakan ke SOC kelas medium. Sedangkan S10 Lite ini tetap menggunakan SOC Flagship, pengurangan terjadi pada bagian lain yang tidak berpengaruh pada kinerja smartphone dan lebih mengacu pada kebutuhan user.  

Xiaomi dalam meluncurkan Mi 9 ini terdapat 2 varian hardware, yaitu Mi 9 & Mi 9 SE. Mi 9 SE dapat dikatakan sebagai versi lite dari Mi 9, dengan menggunakan SOC medium Snapdragon 712. Sedangkan SOC yang digunakan pada Mi 9 ini sama seperti halnya samsung S 10 di pasar amerika yaitu menggunakan Snapdragon 855. Ukuran layar antara Mi 9 dengan Mi 9 SE tentu saja berbeda. Kedua devices ini juga menyasar pasar yang berbeda. Jika Mi 9 untuk flagship, sedangkan Mi 9 SE untuk pasar mid level. Pendekatan versi Lite Xiaomi lebih tradisionil dibandingkan Samsung. Untuk MI 9 sendiri terdapat versi limited dengan back panel yang translucent, versi ini menurut Indo Gadget sangat menarik namun extra harganya yang cukup lumayan membuatnya tidak lagi value for money.

Jadi untuk urusan kinerja antara S10 series dengan Mi 9 ini dapat dikatakan bisa memiliki raw power yang mirip. Sedangkan pembeda user experience tentu saja tergantung dari custom android yang digunakan oleh Samsung & Xiaomi. Jadi dengan kinerja SOC yang sama tentu saja yang membuat perbedaan adalah One UI dan Miui. Manakah yang lebih baik tentu saja tergantung preference masing-masing user. Karena kedua custom android ini memiliki keunggulan serta kekurangan masing-masing.

Untuk Kamera meski Mi 9 memiliki resolusi yang lebih besar yaitu 48MP untuk kamera utamanya yang dapat digunakan menjadi 12MP dengan pixel binding untuk menghasilkan foto 12MP yang lebih bagus. Secara overal kamera yang digunakan pada samsung S10 & S10 + menghasilkan foto yang lebih baik. Dari Segi Video juga kembali Samsung S10 & S10 + lebih unggul dibandingkan Mi 9. Sedangkan Samsung S10 E atau Lite tentu saja tidak terlalu berfokus pada kamera, namun bukan berarti kinerja kamera dari S10 Lite tersebut kurang, namun terasa outdated untuk 2019.

Selanjutnya untuk support 5G network, meski SOC yang digunakan pada Mi 9 & S10 sudah menggunakan Snapdragon 855 yang sudah support 5G. Namun untuk Mi 9 tidak akan mensupoort 5G. Sedangkan S10 hanya untuk pasar tertentu saja yang sudah support 5G. Sedangkan untuk pasar lainnya seperti pasar Indonesia, S10 yang masuk ke Indonesia tidak support 5G. Jika anda termasuk orang yang berganti smartphone setiap tahun tentu saja hal ini tidak terlalu masalah, karena teknologi 4G sendiri di Indonesia belum maksimal & 5G Network diperkirakan baru akan masuk beberapa tahun lagi. Jadi meski keduanya belum support 5G, tentu tidak menjadi masalah untuk 1 hingga 2 tahun kedepan.

No comments:

Post a Comment